Simulasi Ujian: Dasar-Dasar Software Testing & Test Design | Frans Training
Uji pengetahuan Anda tentang Dasar-Dasar Software Testing & Test Design dengan 10 soal pilihan ganda. Gratis dan langsung lihat hasil serta pembahasan.
Dasar-Dasar Software Testing & Test Design — Latihan Soal
Uji pengetahuan Dasar-Dasar Software Testing & Test Design Anda dengan 10 soal pilihan ganda. Gratis dengan skor dan pembahasan langsung.
Teknik desain pengujian mana yang membagi data input ke dalam partisi yang dianggap diproses dengan cara yang sama oleh sistem?
A) Boundary Value Analysis
B) Equivalence Partitioning
C) Decision Table Testing
D) State Transition Testing
Pada V-Model, level pengujian manakah yang berkorespondensi langsung dengan fase desain arsitektur sistem?
A) Unit Testing
B) Integration Testing
C) System Testing
D) Acceptance Testing
Apa tujuan utama dari static testing dalam siklus pengembangan perangkat lunak?
A) Menjalankan kode untuk menemukan bug runtime
B) Menemukan defect sedini mungkin tanpa mengeksekusi kode
C) Mengukur performa aplikasi di bawah beban
D) Memvalidasi kebutuhan pengguna akhir
Seorang tester menemukan bahwa sistem menolak input usia "17" tetapi menerima "18". Teknik desain pengujian apa yang paling tepat digunakan untuk menemukan defect pada batasan tersebut?
A) Equivalence Partitioning
B) Decision Table Testing
C) Boundary Value Analysis
D) Use Case Testing
Dalam defect lifecycle, status manakah yang menunjukkan bahwa developer telah memperbaiki defect dan mengembalikannya ke tester untuk verifikasi?
A) Open
B) Deferred
C) Fixed / Ready for Retest
D) Closed
Sebuah sistem memiliki 3 kondisi input boolean yang masing-masing bisa True atau False. Berapa jumlah minimum test case yang dibutuhkan menggunakan Decision Table Testing?
A) 3
B) 6
C) 8
D) 9
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai perbedaan antara pengujian fungsional dan non-fungsional?
A) Pengujian fungsional dilakukan oleh developer, non-fungsional oleh tester
B) Pengujian fungsional menguji APA yang dilakukan sistem, non-fungsional menguji BAGAIMANA sistem melakukannya
C) Pengujian non-fungsional hanya mencakup pengujian keamanan
D) Pengujian fungsional tidak memerlukan test case tertulis
Dalam konteks test independence, tingkat independensi manakah yang memberikan objektivitas tertinggi?
A) Developer menguji kodenya sendiri
B) Tester dari tim pengembangan yang sama
C) Tester dari tim atau departemen berbeda
D) Tester dari organisasi eksternal
Sebuah ATM memiliki state: Idle, Card Inserted, PIN Entered, Transaction Selected. Jika pengguna memasukkan PIN salah 3 kali berturut-turut, kartu ditahan. Teknik apa yang paling efektif untuk mendesain test case skenario ini?
A) Equivalence Partitioning
B) Boundary Value Analysis
C) State Transition Testing
D) Decision Table Testing
Tim proyek menggunakan Agile Scrum dan memiliki sprint 2 minggu. Test manager harus menyusun test plan. Manakah pendekatan test planning yang paling sesuai menurut ISTQB?
A) Membuat master test plan lengkap di awal proyek yang mencakup seluruh sprint
B) Tidak perlu test plan karena Agile mengutamakan working software
C) Menggunakan test plan adaptif yang di-review dan diperbarui setiap sprint
D) Menyerahkan test planning sepenuhnya kepada developer