1. Beranda
  2. ›
  3. Simulasi Ujian
  4. ›
  5. Simulasi Ujian: AI untuk Deteksi Fraud & AML/CFT Perbankan | Frans Training

Simulasi Ujian: AI untuk Deteksi Fraud & AML/CFT Perbankan | Frans Training

Uji pengetahuan Anda tentang AI untuk Deteksi Fraud & AML/CFT Perbankan dengan 10 soal pilihan ganda. Gratis dan langsung lihat hasil serta pembahasan.

AI untuk Deteksi Fraud & AML/CFT Perbankan — Latihan Soal

Uji pengetahuan AI untuk Deteksi Fraud & AML/CFT Perbankan Anda dengan 10 soal pilihan ganda. Gratis dengan skor dan pembahasan langsung.

  1. Apa urutan yang benar dari tiga tahapan pencucian uang (money laundering)?
    • A) Integration, Layering, Placement
    • B) Placement, Layering, Integration
    • C) Layering, Placement, Integration
    • D) Placement, Integration, Layering
  2. Apa kepanjangan dan fungsi dari PPATK di Indonesia?
    • A) Pusat Pengawasan dan Analisis Transaksi Keuangan — mengawasi pasar modal
    • B) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan — Financial Intelligence Unit Indonesia
    • C) Pusat Pencegahan dan Analisis Tindak Kriminal — unit penegakan hukum
    • D) Pusat Pemantauan dan Audit Transaksi Keuangan — auditor bank
  3. Dalam kerangka anti pencucian uang, apa perbedaan antara CDD (Customer Due Diligence) dan EDD (Enhanced Due Diligence)?
    • A) CDD untuk nasabah baru, EDD untuk nasabah lama
    • B) CDD adalah prosedur standar untuk semua nasabah, EDD adalah prosedur lebih mendalam untuk nasabah berisiko tinggi
    • C) EDD hanya diperlukan untuk transaksi internasional
    • D) CDD dan EDD adalah prosedur yang identik dengan nama berbeda
  4. Seorang nasabah melakukan 15 setoran tunai masing-masing Rp 45 juta dalam satu bulan ke beberapa cabang berbeda. Tipologi pencucian uang apa yang paling mungkin terjadi?
    • A) Layering melalui shell company
    • B) Structuring (smurfing) untuk menghindari batas pelaporan transaksi tunai
    • C) Integration melalui investasi properti
    • D) Trade-based money laundering
  5. Apa yang dimaksud dengan Suspicious Transaction Report (STR) atau LTKM dalam konteks regulasi AML Indonesia?
    • A) Laporan rutin bulanan yang dikirim semua bank ke OJK
    • B) Laporan yang wajib disampaikan penyedia jasa keuangan kepada PPATK ketika menemukan transaksi yang dicurigai terkait pencucian uang atau pendanaan terorisme
    • C) Laporan audit internal tahunan tentang kepatuhan AML
    • D) Laporan nasabah yang mengajukan kredit di atas Rp 1 miliar
  6. FATF (Financial Action Task Force) mengeluarkan 40 rekomendasi. Apa konsekuensi bagi negara yang masuk FATF "grey list"?
    • A) Negara tersebut dilarang melakukan transaksi internasional
    • B) Negara tersebut berada di bawah peningkatan monitoring dan harus memperbaiki defisiensi AML/CFT, yang dapat menghambat investasi dan korespondensi perbankan
    • C) Seluruh bank di negara tersebut dicabut lisensinya
    • D) Tidak ada konsekuensi praktis, hanya peringatan simbolis
  7. Dalam pendekatan Risk-Based Approach (RBA) untuk AML, faktor risiko apa saja yang harus dievaluasi saat menilai risiko nasabah?
    • A) Hanya jumlah saldo rekening
    • B) Profil nasabah (PEP, beneficial owner), negara/geografis, produk/layanan, dan delivery channel
    • C) Hanya riwayat kredit nasabah
    • D) Hanya jenis transaksi yang dilakukan
  8. Apa yang dimaksud dengan PEP (Politically Exposed Person) dalam konteks AML dan mengapa mereka memerlukan EDD?
    • A) Karyawan bank yang memiliki akses ke sistem inti
    • B) Individu yang memegang atau pernah memegang jabatan publik prominent, yang memiliki risiko lebih tinggi terlibat korupsi dan pencucian uang
    • C) Nasabah dengan transaksi di atas Rp 500 juta per bulan
    • D) Warga negara asing yang membuka rekening di Indonesia
  9. Sebuah bank mengimplementasikan AI/ML untuk transaction monitoring. Model mendeteksi bahwa seorang nasabah UMKM tiba-tiba menerima transfer masuk dari 50 entitas berbeda di 10 negara dalam satu minggu, jauh dari pola transaksi normalnya. Langkah apa yang paling tepat dilakukan?
    • A) Langsung memblokir rekening nasabah
    • B) Menjalankan investigasi level 2: verifikasi beneficial owner, analisis pola transaksi, screening sanctions list, dan jika terkonfirmasi mencurigakan, ajukan STR ke PPATK
    • C) Mengabaikan karena model AI masih dalam tahap uji coba
    • D) Mengirim notifikasi otomatis ke nasabah tentang aktivitas mencurigakan
  10. Bank XYZ melakukan screening terhadap sanctions list (OFAC, UN, EU) dan menemukan bahwa nasabah korporat memiliki beneficial owner yang namanya mirip (bukan identik) dengan individu di sanctions list. Bagaimana pendekatan yang paling tepat?
    • A) Langsung menghentikan seluruh hubungan bisnis dengan nasabah
    • B) Melakukan fuzzy matching analysis lanjutan, verifikasi data identitas (tanggal lahir, kewarganegaraan, dokumen ID), dan eskalasi ke compliance officer untuk disposition sebagai true match atau false positive
    • C) Mengabaikan karena nama tidak identik 100%
    • D) Menunggu sampai regulator memberikan instruksi
Beranda | Jadwal | Harga | Instruktur | Konsultasi | Artikel