Pelatihan yang mengubah pola pikir QA dari gatekeeper menjadi quality advocate dalam tim Agile. Program ini mengajarkan penerapan shift-left testing secara praktis: Three Amigos session untuk shared understanding, Acceptance Test-Driven Development (ATDD) dan Behavior-Driven Development (BDD) menggunakan Cucumber dan Gherkin syntax, serta teknik kolaborasi efektif antara developer, QA, dan product owner. Peserta mempelajari bagaimana mengintegrasikan software testing ke dalam setiap sprint ceremony, menulis acceptance criteria yang testable, dan membangun automation testing pipeline yang berjalan sejak tahap development. Materi mencakup test pyramid strategy, continuous testing di CI/CD pipeline, exploratory testing dalam konteks Agile, serta quality metrics yang relevan untuk sprint retrospective. Metodologi workshop intensif dengan simulasi sprint lengkap: peserta mempraktikkan seluruh siklus dari story refinement hingga automated acceptance test menggunakan Selenium dan Cypress. Selaras dengan ISTQB Agile Tester Extension. Cocok untuk QA engineer, Scrum Master, dan developer yang ingin membangun budaya quality-first dalam tim Agile mereka.
Durasi: 2 Hari
Level: Dasar
Prasyarat: <p>Bekerja di tim Scrum atau Agile. Pengalaman dasar sebagai QA (manual testing). Familiar dengan konsep sprint, user story, dan backlog. Tidak memerlukan kemampuan programming.</p>
Topik: agile qa certification, agile qa certification, agile testing, agile testing course, agile testing training, istqb agile testing certification, shift left testing