Exam Simulation: Performance & Load Testing dengan JMeter | Frans Training
Test your Performance & Load Testing dengan JMeter knowledge with 10 multiple choice questions. Free practice exam with instant scoring and explanations.
Performance & Load Testing dengan JMeter — Practice Questions
Test your Performance & Load Testing dengan JMeter knowledge with 10 multiple choice questions. Free with instant scoring and explanations.
Komponen JMeter manakah yang berfungsi sebagai pengatur jumlah virtual user dan durasi eksekusi pengujian?
A) Sampler
B) Listener
C) Thread Group
D) Timer
Apa perbedaan utama antara load testing dan stress testing?
A) Load testing menggunakan lebih banyak user dibanding stress testing
B) Load testing menguji pada beban normal/expected, stress testing menguji di atas kapasitas maksimum
C) Stress testing hanya dilakukan di lingkungan production
D) Load testing dan stress testing adalah istilah yang sama
Elemen JMeter manakah yang digunakan untuk menambahkan jeda waktu antar request guna mensimulasikan perilaku pengguna nyata?
A) Assertion
B) Pre-Processor
C) Timer
D) Config Element
Dalam laporan performa, response time percentile P95 = 2 detik berarti:
A) 95% request selesai dalam waktu tepat 2 detik
B) 95% request selesai dalam waktu 2 detik atau kurang
C) Hanya 5% request yang selesai dalam 2 detik
D) Rata-rata response time adalah 2 detik
Teknik correlation pada JMeter digunakan untuk menangani situasi apa?
A) Menghubungkan dua JMeter instance untuk distributed testing
B) Mengekstrak nilai dinamis dari response (seperti session ID) untuk digunakan di request berikutnya
C) Menghitung korelasi statistik antara throughput dan response time
D) Menyinkronkan waktu antara client dan server
Apa tujuan utama dari parameterization dalam JMeter test plan?
A) Mempercepat eksekusi test plan
B) Mengurangi penggunaan memori JMeter
C) Menggunakan data berbeda untuk setiap iterasi/user agar pengujian lebih realistis
D) Mengenkripsi data sensitif dalam request
Saat melakukan endurance testing selama 8 jam, tim menemukan bahwa response time meningkat secara bertahap meskipun beban konstan. Apa penyebab paling mungkin?
A) JMeter kehabisan memori
B) Memory leak pada aplikasi server
C) Koneksi internet tidak stabil
D) Thread Group tidak dikonfigurasi dengan benar
Dalam arsitektur distributed testing JMeter, apa peran dari JMeter Master (Controller)?
A) Mengeksekusi seluruh request ke target server
B) Mendistribusikan test plan ke slave, mengoordinasi eksekusi, dan mengumpulkan hasil
C) Berfungsi sebagai load balancer antara slave dan target server
D) Hanya menyimpan hasil pengujian tanpa mengoordinasi eksekusi
Tim performance testing menemukan throughput 500 TPS dengan CPU server stabil di 40% dan response time rendah. Namun saat dinaikkan ke 600 TPS, response time melonjak 10x lipat dan error rate meningkat drastis meskipun CPU masih di 60%. Bottleneck apa yang paling mungkin?
A) CPU bottleneck pada application server
B) Database connection pool exhaustion
C) Bandwidth jaringan tidak mencukupi
D) JMeter tidak mampu generate load yang cukup
Sebuah e-commerce harus mencapai RTO (Recovery Time Objective) 15 menit dan RPO (Recovery Point Objective) 1 jam. Saat merancang performance test plan, skenario apa yang harus disertakan untuk memvalidasi kedua metrik tersebut?
A) Load test dengan 1000 concurrent user selama 1 jam
B) Failover test: simulasikan crash server utama, ukur waktu recovery dan data loss
C) Stress test hingga server down, lalu ukur waktu restart
D) Endurance test selama 24 jam untuk melihat stabilitas